Langsung ke konten utama

Postingan

SAKIT MATA

SABTU, 25 April 2009 hari ini 5 dari 9 orang di toko Makasar kena penyakit mata. Termasuk saya. Awalnya penyakit "belekan" ini dibawa oleh Boy, lalu ke Susi, balik ke Boy lagi, terus merambat ke Galang, ke saya, dan terakhir ke Pak Haris Wicaksono Store Head di Makasar. Yang masih stabil tak terinfeksi hanya Indri Kasir, Satria, Wi-win dan Ayu Elfrida Sakit mata sih gak papa, biasa, tetapi terjadi di toko dimana kita sebagai penjual agak mengganggu, terutama untuk pelanggan. Nggak lucu kan kalo pas ngelayani, pas mata kita belekan. Seperti orang nangis bin sedih. Padahal kita good feeling dan bersemangat tapi penderita sakit mata tetep kayak orang nangis karena merah matanya. Bagi saya pribadi, sakit mata berarti teguran Allah, karena mata keseringan dipake "ngelayap". Duh, Gusti. Engkau tau aja mata ini harus dihukum. Namun betapa sedihnya saya, betapa sulitnya bersujud di rumahmu, karena menahan sakit. Setiap sujud, mata serasa mau loncat, perih dan berpu...

RINDU

SUDAH 8 hari saya jauh dari istri. Perjalanan saya kali ini memang tugas kantor, tapi saya merasa ada yang kurang dalam keseharian saya. Tugas kantor menuntut fokus, sabar dan fleksibel sesuai misi saya sebagai negosiator untuk suatu case. Namun kebiasaan hidup berdua, lalu sendirian agak membuat janggal. Saya merindukan kelengkapan: tiap hari saya mesti "rame" dengan istri untuk semua persoalan : nyuci mx, supra x, siti z, dan bikin susu segelas untuk kami minum berdua. Hehehe...lucu ya kami punya banyak gelas tapi giliran buat segelas susu, justru diminum berdua. Bukan sok mesra, tapi males bikin dua aja. Hahaha... Belum lagi giliran pasang kelambu dan copot kelambu. Biasanya pasang kelambu itu tugas dia, dan saya bertugas copot kelambu paginya. Kalo ada saya, istri suka pura-pura lupa untuk pasang kelambu dengan gaya pura-pura sudah lelap duluan. Ya gitu deh, uarek jan mbuak bruk (mbuh boso Inggrise, opo?) tapi saya ringan saja untuk take over. Paginya begitu pu...

9 April

Tanggal 9 April , hari ini, adalah hari libur. Asyiknya liburnya hari ini didukung dengan Keppres No. 7/2009. Semua tahu hari ini adalah Pemilihan Legislatip untuk DPRD Tk.1, DPRD Tk.2, DPR dan DPD diseluruh Indonesia. Di kampung saya Tugu, Cimanggis Depok dibangun TPS-20 di depan Mesjid Al-Muqarrobin. Pagi itu saya tampil santai, itung-itung hari libur, so sejak pagi saya isi acara becanda aja sama "yayang" hehehe... Begitu jam 10 baru inget, undangan Pileg, Waduh...ternyata Pileg dimulai jam 7 - 12 siang. Kirain jam 10-an dan ada pengumuman lewat speaker mesjid seperti pemilu yang lalu-lalu, ternyata tidak. Saya bareng istri bergegas. Sebagai orang yang melek politik, kami nggak ingin golput. Golput bagi kami kelompok yang fatalistik, nggak punya rumah ideologi, grup sakit hati, paduan suara sumbang, dan lucu (tapi nggak mau disebut pelawak).Hahahh...! Bagi kami, lebih baik milih dan salah.Daripada nggak milih. Karena nggak milih, dalam ujian, sudah pasti, absolut, d...

JAKA TRIYANA

Saya memanggilnya Joko. Joko Triono ato Joko Triyono (pake y) tidak jelas benar. Tapi dia pasang di tag YM maupun Facebook ataupun blog dia dengan Jaka Triyana. Ini yang membuat dunia puyeng tujuh keliling bolak-balik. Dia teman sebangku saya SMPN Pesanggaran Banyuwangi, iya. Tapi dia sulit terdeteksi adalah hal lain. Betul, tanggal 25 Maret 2009 kemarin Allah mempertemukan kami dalam koneksi facebook. Maha Suci Allah. Masalahnya memang nama, lha wong saya ingetnya Joko, dia nulis diseluruh dunia Jaka, ya google mumet nggoleki. Salah Joko eh Jaka juga sih pake hurup a segala koyok wong Sunda. Emang kamu wong Sunda to, Jok. Halah! Saya berteman dengan Joko sejak kelas 1 SMP tahun 1981 sampai kelas 3 SMP tahun 1984. Nggak jelas benar; apa kami sebangku terus atao sempet ganti-ganti tandem. Yang saya inget, tandem dengan Joko paling lama. Sebenarnya Joko itu unik; untuk ukuran kampung dekne tampil klimis bin rapi. Embuh pake lengo opo, tapi rambute minyakan terus. Saya senan...

HIDUP LANSIA

Anda boleh liat-liat statistik di BPS tahun 2005: mana manusia Indonesia yang berumur paling panjang dan yang paling pendek per propinsi. Lihat baik-baik, angka harapan hidup (ahh) DIY Jogja dengan DKI Jakarta. Angka harapan hidup kedua propinsi ini sama-sama (total) 71.13 tahun.Artinya biar kota besar dengan tingkat stres paling tinggi ; Jakarta justru memberi skore tertinggi. Nggak aneh bila skore tertinggi jatuh pada Jogya, masyarakatnya kalem, nrimo dan cool. Anda sudah membandingkan ahh tertinggi. Bagaimana propinsi dengan ahh terendah.Tercatat menurut data BPS adalah Nusa Tenggara Barat dengan ahh 56.15 tahun disusul Maluku Utara dengan nilai ahh 59,07. Berantem mulu sih ya, makanya cepet jiun, hehehe... Kembali ke Topik : Mengapa saya serius nulis tentang a-h-h, simpel saja, saya bentar lagi juga udah layak disebut udzur, lansia, tuek, peyot, pikun, bau tanah, karatan, ...apalagi? Engkrik-engkrik-en, boso Sanggar-e. Nah, saya mesti nyiapin dong. Perlakuan dan fasilitas ma...

KEMANA HATIMU KAU GETARKAN...

Mengumpulkan massa untuk berdoa bersama adalah kekuatan spiritual Arifin Ilham. Kekuatan serupa dimiliki pula oleh Aa Gym, Ustadz Haryono dan Yusuf Mansyur. Daya panggil keempat ustdz muda ini menarik untuk dicermati. Untungnya kekuatan mereka tidak diceraiberaikan untuk kampanye politik. Kampanye Langsung mulai digelar 16 Maret sampai 9 April 2009. Para caleg, Bapilu partai, tim pemenangan caleg, simpatisan sampai guru ngaji semua bergairah berkampanye. Massing-masing mengeluarkan aneka gaya untuk menarik simpati pemilihnya. Abah mertua saya adalah mantan syuriah NU wilayah Kalsel lalu menjadi mantan syuriah PKB Kalsel itu saya paham. Saya sendiri dicalonkan PKB Cak Imin sebagai kandidat legislator PKB Sulsel 1 itu juga sebuah realita. Namun, sabtu malam, kemarin, istri saya bawa booklet PKS 3 biji plus kartu nama Drs.H.Musoli (Caleg PKS Dapil Depok dan Bekasi)i tu yang mengagetkan saya. Kaget? Iyo, asli. Lha wong guru ngaji istri saya di sesi akhir pengajiannya, tentu di mes...

POSTINGAN UNTUK BUKU

Ah, kalo anda liat foto ini, ini hanyalah foto salaman antara atasan dan bawahan, nggak lebih. Tapi liat passion yang tercipta. Susi Darmawan, pemilik The Body Shop dan jarigan ritel Centro mengatakan passion seperti itu yang sering ia temui manakala ia tengah bicara dengan ayahnya, Hari Darmawan. Sang Bapak tak pernah sedikitpun kehilangan sentuhan passion setiap kali diajak bicara oleh siapapun. Kenangan cara bicara Hari Darmawan itu akan selalu dikenang siapapun, termasuk mantan anak buahnya yang sekarang bertebaran di seantero penjuru jagad ritel di Indonesia. Bagaimana dengan kita? Belajarlah punya passion, hasrat, dan semangat manakala tengah mengerjakan apapun di dunia ini, karena tanpa semangat, apa yang kita kerjakan tak lebih dari sekedar membayar ongkos untuk hidup. Paasion yang membedakan mana orang berhasil dan tidak, passion juga yang membedakan pemimpin disukai atau dicibir. Bukan harta yang melimpah tentu. Postingan ini saya tulis di hari minggu 22 Pebruari 2009. ...